Human Resource Development: Overview

Oleh Dr. Adie E. Yusuf, MA.

Definisi Pengembangan SDM

Berikut ini adalah definisi pengembangan sumber daya manusia (PSDM) menurut para ahli sebagai berikut.

Ahli Definisi Komponen kunci
Craig (1976) PSDM terfokus pada tujuan meningkatkan potensi seseorang dalam segala aspek melalui pembelajaran. Kinerja manusia
Jones (1981) Pengembangan yang sistematis dari kemampuan kerja seseorang, serta fokus pada tujuan yang dicapai, baik individu maupun organisasi. Kinerja organisasi, tujuan pribadi.
Mc. lagan (1983) Pelatihan dan pengembangan adalah identifikasi penilaian melalui pembelajaran yang terencana dapat membantu meningkatkan kompetensi kunci yang memungkinkan seseorang dapat bekerja dengan lebih baik. Pelatihan dan pengembangan
Chalofsky dan Lincoln (1983) PSDM adalah studi bagaimana seseorang dan kelompok dalam suatu organisasi dapat berubah melalui pembelajaran. Belajar orang dewasa.
Nadler dan Wiggs (1986) PSDM adalah pembelajaran yang komprehensif untuk membebaskan potensi seseorang agar lebih baik dalam organisasi. Belajar orang dewasa (formal/informal), kinerja.
Swanson (1987) PSDM adalah proses meningkatkan kinerja organisasi melalui kemampuan-kemampuan individu dalam organisasi tersebut. Kinerja organisasi.
Jacobs (1988) Teknologi kinerja adalah pengembangan sistem kinerja manusia dan manajeman sistem hasil, menggunakan pendekatan sistem untuk mencapai tujuan individu dan organisasi. Kinerja individu dan organisasi.
R. Smith (1988) PSDM konsisten pada program dan aktifitas baik langsung/tidak langsung, instruksional dan individu yang memberikan efek positif bagi produktivitas dan keuntungan organisasi. Pelatihan dan pengembangan, kinerja organisasi.pelatihan dan pengembangan
Mc. Lagan. (1989) PSDM adalah kesatuan dari pelaksanaan pengembangan dan pelatihan baik karir maupun organisasi untuk meningkatkan efektifitas individu dan organisasi. pelatihan dan pengembangan karir, pengembangan organisasi.
Watkins (1989) Kawasan studi dan praktek yang bertanggung jawab terhadap perkembangan jangka panjang dalam level individu, kelompok dan organisasi. Pelatihan kapasitas belajar, pengembangan karir, pengembangan organisasi.
Gilley dan England (1989) Aktivitas belajar organisasi yang disusun kedalam organisasi untuk meningkatkan kinerja seseorang. Aktifitas belajar, peningkatan kinerja.
Nadler and Nadler (1989) PSDM adalah pengorganisasian pengalaman belajar yang disediakan untuk pegawai dalam waktu yang spesifik tentang kemungkinan peningkatan kinerja dan atau perkembangan organisasi. Belajar, peningkatan kinerja.
D. Smith. (1990) Adalah proses untuk menentukan metode yang optimal untuk mengembangkan dan meningkatkan sumber daya manusia dalam organisasi. Peningkatan kinerja
Chalofsky (1992) Studi dan praktek untuk meningkatkan kapasitas belajar individu, kelompok, kolektif, dan organisasi melalui pengembangan, intervensi dan aplikasi belajar. Kapasitas belajar, peningkatan kinerja.
Marquardt dan Engel (1993) Keahlian-keahlian untuk mengembangkan iklim belajar, rencana program pelatihan, pemberian informasi dan pengalaman, penilaian hasil, penyediaan konsultasi kerja, menciptakan perubahan organisasi dan penyesuaian materi belajar. Iklim belajar, peningkatan kinerja.
Swanson (1995) PSDM adalah proses pengembangan keahlian seseorang melalui pengembangan organisasi dengan pelatihan personal dengan tujuan peningkatan kinerja Pelatihan dan pengembangan organisasi, peningkatan kinerja, organisasi, proses kerja dan level-level individual.

Dari definisi dari para ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan sumber daya manusia adalah ”proses untuk mengembangkan potensi dan kemampuan melalui pengembangan organisasi, pelatihan dan pengembangan dangan tujuan untuk meningkatkan kinerja.

Sejarah Pengembangan SDM

Pengembangan SDM merupakan istilah yang bisa dikatakan baru, sejarah PSDM mengikuti sejarah perkembangan manusia. Pelatihan sebagai komponen besar dari PSDM mengalami evolusi seiring dengan perkembangan manusia. Pembahasan lengkapnya akan diuraikan pada bab 3. sekarang penting untuk kita mengetahui usaha pengembagan yang dilakukan Amerika Serikat selama perang dunia 2 yang dikenal dangan asal-usul kontemporer PSDM dangan nama proyek ”pelatihan dalam industri” (Dooley,1945), pengembangan tersebut menghasilkan 3 sistem yaitu :

  1. Pelatihan Berbasis Kinerja.
  2. Peningkatan Proses Kerja.
  3. Peningkatan Hubungan Manusia.

Konteks Pengembangan SDM

Konteks PSDM diumpamakan sebagai sebuah organisasi, organisasi tersebut dapat berupa perusahaan pemerintah, bisnis, industri, agen pemerintah atau organisasi non profit baik kecil maupun besar yang mempunyai satu tujuan. Dalam konteks internasional PSDM diumpamakan sebagai suatu organisasi yang merupakan satu kesatuan. Dalam konteka yang lebih luas lagi organisasi dapat menjadi satu kesatuan multi bahkan organisasi global dengan kawasan yang lebih luas dan struktur yang lebih kompleks. Pembahasan lebih lengkapnya akan diuraikan pada bab selanjutnya.

Sekarang penting bagi kita untuk mengetahui bahwa setiap PSDM memiliki perbedaan-perbedaan untuk menyesuaikan dirinya sesuai dengan organisasi, perbedaan budaya, wilayah maupun bangsa dimana PSDM tersebut berada.

Inti Kepercayaan Pengembangan SDM

Sebuah PSDM profesional tentunya memerlukan suatu inti kepercayaan, namun kebanyakan PSDM sangat sibuk membuat inti kepercayaan seakan tidak tampak. Berikut akan dijelaskan secara singkat inti kepercayaaan sebuah PSDM, apa yang menjadi motivasi atau rencana dari profesi PSDM :

  1. Sebuah organisasi yang merupakan kesatuan yang berupaya membuat seseorang ahli dalam menentukan dan mencapai tujuannya.
  2. keahlian seseorang dikembangkan dan dimaksimalkan melalui proses PSDM yang terjadi dalam waktu yang singkat maupun panjang dengan dukungan organisasi dan keterlibatan individu.
  3. PSDM profesional memajukan individu, kelompok, proses kerja, dan kesatuan organisasi.

Pengembangan SDM sebagai disiplin dan kawasan praktek profesional.

PSDM sebagai profesi yang besar dan bekerja pada kawasan organisasi yang beragam, oleh karena itu kadang terasa sulit untuk berbagai pihak untuk mengetahui profesi PSDM. Bahwa PSDM meliputi :

  • Pelatihan dan pengembangan.
  • Pengembanga pegawai.
  • Pelatihan tehnikal
  • Pengembangan manajeman.
  • Pengembangan eksekutif dan kepemimpinan.
  • Terknologi kinerja.
  • Pengembangan organisasi.
  • Organisasi belajar.

Dengan teori dan prakteknya PSDM juga dapat memasuki kawasan:

  • pengembangan karir.
  • Organisasi dan efektifatasnya.
  • Peningkatan kinerja.
  • Perencanaan organisasi yang strategis.
  • Manajeman sumber daya manusia.

0 Responses to “Human Resource Development: Overview”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




July 2016
M T W T F S S
« Dec    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Pages

Categories

Blog Stats

  • 275,492 hits

%d bloggers like this: