Management of Training: Classroom Management

Oleh: Dr. Adie E. Yusuf, MA. USAID HELM Instructional Designer 2015

Konsep Manajemen Kelas

Manajemen kelas adalah suatu seni mengoptimalkan sumberdaya kelas untuk menciptakan proses pemebalajar yang efektif dan efisien. Manajemen Kelas merupakan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang dilakukan oleh fasilitator pelatihan baik individual maupun melalui orang lain seperti teman sejawat atau pihak lain untuk mengoptimalkan proses pelatihan. Perencanaan mengacu pada perencanaan pelatihan dan unsur pendukungnya, pelaksanaan mengacu pada proses pelatihan dan evaluasi mengacu pada upaya mengukur proses dan hasil pelatihan.

Manajemen kelas yang modern merekomendasikan bahwa pengelolaan kelas dengan pendekatan inovasi, sumber daya kelas selalu dalam kondisi yang dapat menimbulkan perhatian, motivasi dan suasana yang menyenangkan peserta dalam proses belajar. Manajemen kelas mencakup pengatuan manusia dan fasilitas pembelajaran. Tanggungjawab fasilitator pelatihan sebagai manajer kelas antara lain:

  • Memelihara lingkungan fisik
  • Mengarahkan proses sosial
  • Membimbing perialku peserta yang positif
  • Memimpin kegiatan pembelajaran yang efektif dan efisien
  • Menciptakan situasi pembelajaran yang kondusif untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Dimensi Manajemen Kelas

Terdapat tiga dimensi dalam manajemen kelas yang efektif dan efisien, sebagai berikut:

  • Dimensi perilaku manusia (behavior)
  • Dimensi sarana/fasilitas (facility)
  • Dimensi lingkungan (environment)

Dimensi Perilaku Manusia

Manajemen kelas berdasarkan dimensi perilaku manusia sebagai berikut:

  • Perbedaan kondisi fisiologik, yaitu penurunan komponen indera, penurunan daya ingat
  • Perbedaan kondisi psikologik, yaitu bakat, minat, kecerdasan, motivasi, daya kognitif
  • Perbedaan karakter individu, yaitu kemampuan kognitif, pengelaman individu, penguasaan bahasa, sosial budaya, faktor usia.

Manajemen kelas berdasarkan dimensi fasilitas sebagai berikut:

  • Ketersediaan dan pemilihan media (teknologi informasi komunikasi) pemebalajaran yang menstimulasi aspek kognitif dan afektif serta psikomotorik
  • Menguasai berbagai metode pembelajaran

Manajemen kelas berdasarkan dimensi lingkungan sebagai berikut:

  • Susana belajar yang kondusif, seperti keakraban, menyenangkan, ketenangan
  • Ruang kelas, sepeti bersih, teratur, nyaman, lega, tata ruang
  • Ventilasi tuangan

Faktor Penghambat dalam Manajemen Kelas

Penghambat dalam manajemen kelas yang efektif ditntukan oleh 3 faktor utama yaitu:

  1. Fasilitator, seperti gaya kepemimpinan, metode pembelajaran yang monoton, kepribadian, pengetahuan, pengalaman
  2. Peserta, seperti motivasi, gaya belajar, kepribadian
  3. Fasilitas, seperti sarana dan prasarana yang baik, ruang kelas, media pembelajaran

Kelemahan dalam siklus pemebalajaran yang menghambat keberhasilan belajar peserta dapat dilihat dari 3 tahap yaitu:

  1. Tahap persiapan, seperti peserta tidak terbuka untuk belajar, bersikap negatif
  2. Tahap presentasi, peserta tidak memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang disampaikan, sesuatu yang baru bagi peserta, diperlakukan sebagai konsumen pasif
  3. Tahap pelatihan, seperti peserta tidak cukup waktu menyerap pengetahuan keterampilan baru

Upaya preventif perlu dilakukan untuk mengatasi hambatan dan kelemahan tersebut melalui manajemen kelas yang efektif. Bagaimana pengelolaan kondisi fisik yang baik? Bagaimana pengelolaan sosio emosional  yang kondusif?

Dimensi Sarana dan Fasilitas
Tata ruang kelas untuk belajar belajar yang kondusif dapat dibentuk melalui berbagai formasi ruang sebagai berikut.

 

 

  • Formasi Tradisional, adalah frmasi yang umum digunakan, sesuai untuk metode ceramah, tidak sesuai untuk durasi belajar yang panjang.
  • Formasi U, adalah formasi paling serbaguna, memungkinkan pandangan kesemua arah, kemudahan mengubaj tata letak untuk membetuk tim, diskusi kelas dapat berjalan lancar.
  • Formasi Tim, adalahformasi tata ruang untuk belajar, meningkatkan interaksi dan mendukung suasana keakraban.
  • Formasi Konferensi, yaitu formasi tata ruang yang besar dengan banyak peserta, berkesan formal, meminimalkan dominasi fasilitator, cenderung mengabaikan peserta yang berada di luar pandangan.
  • Formasi Lingkaran, yaitu formasi tata ruang belajar untuk diskusi kelompok besar.
  • Formasi Kelompok, yaitu formasi tata ruang belajar yang sesuai untuk diskusi terbuka, demonstrasi, bermain peran.
  • Formasi Ruang Kerja, yaitu formasi tata ruang bekerja untuk sesuai untuk kegiatan laboratorium, evaluasi, ujian

 

 

 

Dimensi Lingkungan
Lingkungan kelas dapat dibedakan antara kelas tradisonal dan kelas akselerasi sebagai berikut:

Kelas Tradisional, memiliki karakteristik seperti: Ketegangan, Kebosanan, Terasing, Suasana steril, Otoriter, Merasa terkurung.

Kelas Akselerasi, memiliki karakteristik seperti Ketenangan, Minat dan kerjasama, Kebebasan pribadi, Kegairahan, Rasa hormat pada orang lain, Merasa senang.

 

Hal-hal yang perlu diperhatikan fasilitator dalam manajemen kelas khususnya lingkungan. Bagaimana mengelola lingkungan fisik yang kondusif? Bagaimana mengelola lingkungan non fisik yang baik?

Perilaku Peserta

Apa saja perilaku peserta yang negatif dan bagaimana mengatasi perilaku peserta yang menyimpang.

 

Perilaku peserta yang menyimpang dapat dilihat berdasarkan karakteristik yaitu Diam, Cerewet, Dominan, Agresif, Negatif.

 

 

Kualitas tampilan fasilitator yang dapat menciptakan manajemen kelas yang efektif dan efisien yaitu:

  • Memotivasi dan mendorong partisipasi aktif peserta selama proses pembelajaran
  • Menggunakan variasi metode dan teknik fasilitasi sesuai tujuan dan materi pembelajaran
  • Memantapkan kepercayaan diri dan penguasaan diri
  • Menyeimbangkan bahasa tubuh dan bicara dengan intonasi, jeda, filter, volume yang jelas
  • Menggunakan gaya pengucapan kata yang jelas
  • Memberikan perhatian yang merata kepada seluruh peserta

 

Tahapan Manajemen Kelas

  1. Tahap Persiapan
  • Persiapan awal yang meliputi Pembukaan, Presentasi dan penutup
  • Persiapan media (teknologi informasi & komunikasi) pembelajaran
  • Persiapan tata ruang kelas
  • Persiapan cue cards
  • Persiapan diri pribadi

 

Persiapan presentasi terdiri atas:

  • Menyiapkan daftar pertanyaan (check list)
  • Mereview topik / materi yang akan dibahas
  • Memilih infromasi yang dibutuhkan
  • Menentukan metode / teknik yang akan diginakan
  • Mengatur struktur presentasi
  • Membuat cue cards bila diperlukan
  • Mengatur waktu
  • Menentukan media
  • Berlatih

 

  1. Tahap Pelaksanaan
  • Kegiatan Pembukaan (5%)
  • Pembukaan dan perkenalan
  • Analisis kebutuhan/harapan peserta
  • Penyampaian tujuan, materi dan manfaat

 

  • Kegiatan Inti (85%)
  • Presentasi isi materi
  • Latihan baik individual atau kelompok
  • Kuiz dan penugasan

 

  • Kegiatan Penutup (10%)
  • Aplikasi dalam praktek
  • Refleksi
  • Rangkuman

 

  1. Tahap Evaluasi
  • Evaluasi lisan dan tulisan
  • Tindak lanjut

 

Manfaat Evaluasi bagi fasilitator untuk mengetahui bagaimana :

  • Peningkatan kompetensi peserta, yaitu dengan membandingkan antara tes awal dan tes akhir
  • Perubahan sikap peserta, yaitu keputusan kapan dan bagaimana menilai perubahan sikap peserta, observasi kelompok, antusias peserta
  • Umpan balik peserta terhadap materi pembelajaran

 

Simpulan

Manajemen kelas sangat penting dan strategis dalam menentukan efektifitas dan efisiensi proses pembelajaran. Hakekat manajemen kelas adalah melakukan inovasi sumber daya di kelas agar dapat diciptakan kondisi belajar yang kondusif. Oleh karena itu, sikap individu baik fasilitator maupun peserta akan menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Akhirnya evaluasi yang berkala digunakan untuk mengukur hasil dan perilaku yang diharapkan.

 

Referensi

  • Gina Lucita L. Manajemen Kelas, LAN, Makasar.
  • Khine, Lourdusamt, Lang & Wong, 2005, Classroom Management: Facilitating Teaching and Learning, London: Pearson Prentice Hall.
  • Rachman, Maman,1998, Manajemen Kelas, Ditjen Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta. https://docs.google.com/document
  • Rodriguez, Lisa, Classroom Management for Faculty, http://www.4faculty.org/includes/108r2.jsp

 

1 Response to “Management of Training: Classroom Management”


  1. 1 srijuniellyawati October 2, 2016 at 7:47 am

    Dalam proses pembejaran dimanapun kita berada,kurikulum yang secanggih apapun, dengan saran & prasarana yang modern dan dalam jenjang apapun tanpa niat yang kuat, tanpa keingintahuan, tanpa ada rasa tanggung jawab moral yang dalam dan keikhalasan dalam bekerja ,mustahil pembelajaran yang inovatif yang menyenangkan akan terwujud.
    semua berpulang kepada diri kita sebagai pendidik dan pengajar.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




July 2016
M T W T F S S
« Dec    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Pages

Categories

Blog Stats

  • 275,492 hits

%d bloggers like this: