Training Evaluation Model Part 2

Model Evaluasi Pelatihan

Bagian 2

Secara logis dan sistematis langkah-langkah pelaksanaan evaluasi pelatihan sebagai berikut.

Langkah 1: Persiapan Evaluasi atau Penyusunan Desain Evaluasi

Pada langkah ini terdapat tiga kegiatan pokok yang berkaitan dengan pelaksanaan evaluasi yaitu: menentukan tujuan atau maksud evaluasi, merumuskan infromasi yang akan dicari atau memfokuskan evaluasi dan menentukan cara pengumpulan data. Rinciannya sebagai berikut:

Continue reading ‘Training Evaluation Model Part 2′

Training Evaluation Model Part 1

Model Evaluasi Pelatihan

Bagian 1

Perkembangan bisnis dan persaingan antar organisasi dewasa ini bergerak dengan cepat dan dinamis. Program pelatihan dan pengembangan (training and development) sebagai bagian integral dari proses pengembangan SDM menjadi penting dan strategis dalam mendukung visi dan misi organisasi. Untuk menjamin kualitas penyelenggaraan program pelatihan, maka diperlukan suatu fungsi kontrol yang dikenal dengan evaluasi. Evaluasi pelatihan memiliki fungsi sebagai pengendali proses dan hasil program pelatihan sehingga akan dapat dijamin suatu program pelatihan yang sistematis, efektif dan efisien. Evaluasi pelatihan merupakan suatu proses untuk mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan dalam program pelatihan. Evaluasi pelatihan lebih difokuskan pada peninjauan kembali proses pelatihan dan menilai hasil pelatihan serta dampak pelatihan yang dikaitkan dengan kinerja SDM.

Continue reading ‘Training Evaluation Model Part 1′

ASSESSMENT AND DEVELOPMENT CENTRE

1. Latar Belakang

Era ekonomi berbasis pengetahuan dalam abad ke 21 ini merupakan tantangan sekaligus peluang dalam menuju masyarakat belajar. Perubahan lingkungan baik internal dan eksternal menyebabkan suatu organisasi semakin memposisikan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam peran sentral dan strategis. Program Pengembangan SDM sebagai sarana pengelolaan pengetahuan (knowledge management) diharapkan dapat menghasilkan SDM yang kompeten untuk mendukung kinerja organisasi. Continue reading ‘ASSESSMENT AND DEVELOPMENT CENTRE’

Creativity and Innovation in Organization

Pendahuluan

Pada satu sisi, banyak karyawan yang memiliki kreativitas berupa ide-ide untuk memajukan perusahaan melalui perbaikan proses/metode dan produk kerja. Sedangkan pada sisi lain, lingkungan kerja berpengaruh besar dalam mendorong dan menghambat kreativitas. Perusahaan dapat menciptakan budaya dan iklim kerja yang menumbuhkan kreativitas dan inovasi, atau sebaliknya mematikan kreativita dari karyawan. Continue reading ‘Creativity and Innovation in Organization’

Learning Organization

1. Pendahuluan

Dalam situasi persaingan bisnis yang makin ketat, maka organisasi harus mampu beradaptasi terhadap perubahan agar dapat bertahan hidup dan bertumbuhkembang. Organisasi belajar sangat dibutuhkan manajemen perusahaan terutama dalam menghadapi perubahan lingkungan yang cepat, termasuk perkembangan pengetahuan dan teknologi. Bagi para eksekutif dan manajer, tentunya membutuhkan pedoman yang jelas dan langkah-langkah yang praktis untuk merealisasikan organisasi belajar dalam proses manajemen.

Continue reading ‘Learning Organization’

Competency Standard

1. Pendahuluan

Memasuki era globalisasi dan pasar yang kompetitif, sumber daya manusia sebagai intellectual asset menjadi salah satu faktor yang penting dalam mendukung produktivitas dan keunggulan kompetititf perusahaan. Pengembangan SDM stratejik merupakan tuntutan bagi setiap organisasi untuk menyelaraskan program training dengan strategi organisasi.

Continue reading ‘Competency Standard’

Assessment and Development Centre

1. Latar Belakang

Era ekonomi berbasis pengetahuan dalam abad ke 21 ini merupakan tantangan sekaligus peluang dalam menuju masyarakat belajar. Perubahan lingkungan baik internal dan eksternal menyebabkan suatu organisasi semakin memposisikan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam peran sentral dan strategis. Program Pengembangan SDM sebagai sarana pengelolaan pengetahuan (knowledge management) diharapkan dapat menghasilkan SDM yang kompeten untuk mendukung kinerja organisasi. Continue reading ‘Assessment and Development Centre’

ORGANISASI BELAJAR:

1. Pendahuluan

Menjawab tantangan persaingan bisnis dalam era globalisasi dan liberalisasi, setiap perusahaan dituntut untuk memiliki keunggulan kompetitif yang didukung intelegensi organisasi untuk mengelola pengetahuan melalui proses belajar berkelanjutan. Sejak diperkenalkan tahuan 1990an, organisasi belajar berperan membekali organisasi perusahaan dengan basis pengetahuan dalam rangka memenangkan persaingan. Organisasi belajar sangat diperlukan perusahaan terutama dalam menghadapi perubahan lingkungan yang sangat cepat. Bagi para eksekutif dan manajer yang menyadari pentingnya organisasi belajar pasti membutuhkan pedoman yang jelas dan langkah-langkah yang praktis untuk merealisasikan organisasi belajar dalam proses manajemen

Continue reading ‘ORGANISASI BELAJAR:’

PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PENINGKATAN KINERJA

Disusun oleh:

Dr.H. ADIE E. YUSUF, SPd.MA

Selama lebih dari puluhan tahun misteri motivasi dan kinerja diungkap oleh para pakar psikologi untuk mencari akar masalah terjadinya motivasi dan demotivasi di lingkungan kerja. Beberapa ahli psikologi bahkan ada yang melakukan riset dan eksperimen untuk mengkaji terjadinya motivasi dalam pekerjaan dan menentukan faktor-faktor yang dapat meningkatkan motivasi atau menurunkan motivasi individu di tempat kerja.

Continue reading ‘PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PENINGKATAN KINERJA’

Welcome to Dr. Adie E. Yusuf Blogs !

Welcome to teknologikinerja.wordpress.com. ThisĀ blog is dedicated to improve human performance in organizationĀ in order to enhance competitive advantages in global market.


 

December 2009
M T W T F S S
« Jul    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Pages

Categories

Blog Stats

  • 15,144 hits